Tata Cara dan Bacaan Doa Sholat Dhuha Sesuai Sunnah Nabi

Pada artikel kali ini akan diulas panduan tata cara sholat dhuha dan bacaan doa sholat dhuha yang sesuai dengan tuntunan Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam. Mengetahui hal ini sangat penting bagi seorang muslim, karena sholat dhuha memiliki keutamaan yang besar di sisi Allah Subahanahu Wa Ta’ala.

Dari Abdullah bin Buraidah Radhiallahu Anhu berkata, saya telah mendengarkan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda “Dalam tubuh seseorang terdapat 360 persendian. Wajib atasnya untuk bersedekah dari setiap persendian tersebut. Mereka (para sahabat) berkata “Siapakah yang mampu melakukan hal tersebut wahai Rasulullah?”. Beliau menjawab “Dahak di dalam masjid yang kamu buang atau gangguan yang kamu pindahkan dari jalan (adalah sedekah). Jika engkau tidak mampu, maka dua rakaat dhuha sudah mencukupi hal tersebut”. (Diriwayatkan oleh Ahmad dan Abu Daud dan dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani Rahimahullah dalam Shahih At-Targhiibi wat Tarhiibi no.2971).

Dalam sebuah hadits juga disebutkan tentang keutamaan tata cara sholat dhuha bserta bacaan doa sholat dhuha berikut ini:

Dari Abu Umamah Radhiallahu Anhu berkata, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda “Barangsiapa yang melaksanakan sholat subuh di masjid secara berjamaah, kemudian dia tinggal di masjid sampai dia melaksanakan sholat dhuha, maka dia mendapatkan pahala seperti pahala orang yang menunaikan haji atau umroh dalam keadaan sempurna haji dan umrohnya. (Diriwayatkan oleh Ath-Thobrani dan disebutkan oleh Asy-Syaikh Muqbil Rahimahullah dalam Ash-Shohih Al-Musnad Min Adzkaril Yaumi Wal Lailah hal.88).

Waktu Sholat Dhuha

Mengetahui  tata cara sholat dhuha mengharuskan bagi setiap muslim untuk mengetahui waktu sholat dhuha.  Karena setiap ibadah memiliki waktu yang telah ditetapkan dalam islam, termasuk doa sholat dhuha.

Waktu sholat dhuha dimulai dari terbitnya matahari dan sudah naik sepenggalan tombak (kira-kira jam 7 pagi) sampai beberapa saat sebelum matahari berada di pertengahan langit (kira-kira jam 11.30 pagi).

tata cara sholat dhuha

Baca juga: Tata Cara Sholat Tahajud

Tata Cara Sholat Dhuha

Adapun tata cara sholat dhuha secara terperinci adalah sebagai berikut :

  1. Berniat di dalam hati untuk melaksanakan sholat dhuha
  2. Mengucapkan takbiratul ihrom (Allahu Akbar)
  3. Membaca doa istiftah
  4. Membaca surah Al-Fatihah
  5. Membaca beberapa ayat atau surah pendek (sesuai keinginan)
  6. Bertakbir (Allahu Akbar) lalu rukuk, dan membaca dalam rukuk “Subhaana Robbiyal ‘Azhiim” tiga kali
  7. Setelah itu bangkit dari rukuk sampai tegak berdiri (I’tidal) sambil membaca “Sami’allahu Liman Hamidah Robbanaa wa Lakal Hamdu”
  8. Setelah itu bertakbir (Allahu Akbar) lalu turun sujud, dan membaca dalam sujud “Subhaana Robbiyal A’laa
  9. Setelah itu bangkit dari sujud dan duduk sebentar (duduk diantara dua sujud) dan membaca “Rabbighfirlii Warhamnii Wajburnii Warfa’nii Wahdinii Wa’aafanii Warzuqnii”
  10. Kemudian dia sujud kedua kali dan membaca dalam sujud sebagaimana bacaan pada sujud pertama
  11. Kemudian bangkit dari sujud, berdiri, dan melaksanakan rakaat berikutnya sebagaimana tata cara rakaat pertama
  12. Pada saat duduk rakaat terakhir, bertasyahhud dan membaca bacaan yang dituntunkan ketika tasyahhud akhir
  13. Setelah itu mengucapkan salam ke kanan “Assalaamu Alaikum warohmatullaah”
  14. Setelah itu mengucapkan salam ke kiri “Assalaamu Alaikum warohmatullaah”
  15. Selesai dan membaca doa sholat dhuha.

Bacaan Doa Sholat Duha

Sedangkan untuk bacaan doa sholat Dhuha yang sebaiknya dilakukan setelah selesai melaksankan sholat sunnahnya adalah sebagai berikut:

اَللّٰهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ وَالْبَهَآءَ بَهَاؤُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ
اَللّٰهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسِّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ اٰتِنِيْ مَااٰتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

Allahumma innad-duhaa’a duhaa’uka wal bahaa’a bahaa’auka wal-jamaala jamaaluka wal-quwwata quwwatuka wal-qudrota qudratuka wal-‘ismata ‘ismatuka.

Allaahumma in kaana rizqii fis-samaa’i fa anzilhu, wa in kaana fil-ardi fa akhrijhu, wa in kaana mu’assiran fa yassirhu, wa in kaana haraaman fa tahhirhu wa in kaana ba’iidan fa qarribhu bi haqqi duhaa’ika wa bahaa’ika wa jamaalika wa quwwatika wa qudratika, aatinii maa aataita ‘ibaadakash-shalihiin.

Artinya: “Wahai Tuhanku, sesungguhnya waktu Dhuha adalah waktu DhuhaMu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahanMu, kekuatan adalah kekuatanMu, penjagaan adalah penjagaan-Mu”

“Wahai Tuhanku, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran DhuhaMu, kekuasaanMu (wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hambaMu yang sholeh”

Demikianlah tata cara sholat dhuha maupun doa sholat dhuha yang perlu dibaca yang sesuai tuntunan Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam. Semoga tuntunan pada artikel ini bisa membantu kaum muslimin yang belum memahami tata cara sholat dhuha yang benar dalam islam.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *