Tata Cara Akikah dan Doanya Menurut Islam

Bagaimana sih tata cara akikah dan doanya menurut Islam? Secara bahasa, akikah didefinisikan sebagai “memotong” lantaran dalam proses akikah anak ini merupakan memotong/menyembelih hewan. Tetapi ada juga yg menyebutkan akikah itu asal berdasarkan rambut yg terdapat dalam ketua bayi waktu beliau baru keluar berdasarkan rahim si mak  . Rambut ini dikatakan akikah karena harus dipotong.

Di Indonesia pelaksanaan akikah umumnya dengan penyembelihanan domba/kambing buat bayi yg berumur 7, 14, 21 hari. Jumlahnya merupakan 2 ekor buat bayi pria dan 1 ekor buat bayi perempuan.

tata cara akikah

 

Dalil Tentang Pelaksanaan Akikah Anak

Dari Samurah bin Jundab menyampaikan, Rasulullah bersabda bahwa “seluruh anak bayi tergadaikan menggunakan akikahnya pada hari ketujuhnya disembelih fauna (kambing), diberikan nama, dan dicukur rambutnya.” [HR. Abu Dawud, Tirmidzi, Nasa’i, Ibnu Majah, Ahmad].

Dari Aisyah berkata, Rasulullah bersabda “Bayi pria diakikahi menggunakan dua kambing yg sama dan bayi wanita 1 kambing.” [HR Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Majah].

Dari Salman bin ‘Amir Ad-Dhabiy mengungkapkan, Rasulullah bersabda “Aqiqah dilaksanakan lantaran kelahiran bayi, maka sembelihlah fauna & hilangkanlah seluruh gangguan darinya” [Riwayat Bukhari].

Hukum Akikah Anak Setelah Dewasa/Berkeluarga

Pada dasarnya, akikah anak disyariatkan buat dilakukan pada hari ke-7 sesudah kelahiran si anak. Tetapi bila belum bisa, maka hari ke-14, apabila masih belum sanggup jua, maka hari ke-21. Selain itu akikah anak menjadi beban ayah berdasarkan si anak tadi.

Tapi, jika ternyata ketika kecil belum diakikahi, kita bisa melakukannya sendiri sehabis dewasa. Suatu ketika Al-Maimuni bertanya pada Imam Ahmad, “Ada orang yang belum diakikahi, apakah waktu dewasa boleh mengakikahi dirinya sendiri?” Imam Ahmad menjawab, “Menurutku, jika dia belum diakikahi, maka lebih baik melakukannya sendiri waktu dewasa. Aku nir menganggapnya makruh”.

Bacaa juga: Bacaan Tahlil

Jumlah hewan Akikah Anak

Minimal jumlah hewan buat akikah merupakan satu ekor baik pria atau perempuan  . Sebagaimana menurut Ibnu Annas ra, “Sesungguhnya Nabi Muhammad SAW mengakikahi Hasan & Husen satu domba satu domba” (Hadist Shahih Riwayat Abu Dawud serta Ibnu Al Jarud.

Akan tetapi buat lelaki diutamakan 2 ekor & 1 ekor buat perempuan   menurut hadist di bawah ini:
Ummu Kurz Al Ka’biyyah mengatakan,  “Rasulullah SAW memerintahkan supaya disembelihkan akikah 2 ekor domba menurut anak laki-laki  dan menurut anak wanita 1 ekor.” (Hadist sanadnya shahih riwayat Imam Ahmad & Ashhabus Sunan)

Hal yg Disyariatkan Mengenai Akikah Anak

  • Disunnahkan memberi nama & memotong rambut (gundul) hari ke-7. Contohnya apabila anak lahir dalam hari Ahad, maka ‘akikahnya jatuh pada Sabtu.
  • Untuk anak pria disunnahkan berakikah dengan dua ekor kambing & 1 ekor buat anak perempuan  .
  • Akikah ini dibebankan pada orang tua si anak, akan namun sanggup juga dilakukan sang wlinya yang lain (kakek, paman, dll).
  • Akikah ini hukumnya sunnah.

Ketentuan Mengenai Daging Akikah

Dianjurkan daging yang diberikan pada kondisi matang seperti hadist Aisyah ra,  “Sunnahnya dua ekor kambing buat anak pria dan 1 ekor kambing buat anak perempuan   lalu dimasak tanpa mematahkan tulangnya. Lalu dimakan (sang keluarganya) & disedekahkan pada hari ketujuh”. (HR al-Bayhaqi)

Daging akikah selain kepada tetangga atau fakir miskin sanggup juga diberikan pada orang non-muslim. Apalagi apabila hal ini dimaksudkan untuk menarik simpati atau pada rangka dakwah.

Dalilnya pada firman Allah, “Mereka memberi makan orang miskin, anak yatim, & tawanan, menggunakan perasaan senang ”. (QS. Al-Insan : 8). Menurut Ibn Qudâmah, tawanan dalam saat itu adalah orang-orang kafir. Namun demikian, keluarga pula boleh memakannya sebagian

Demikianlah artikel tentang tata cara akikah dan doanya menurut Islam yang semoga bermanfaat ya.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *