Keutamaan Bacaan Istighfar dan Lafaznya

Membaca bacaan istighfar sangatlah disarankan. Apalagi banyak manfaat dan keutamaan bacaan ini. Selain merupakan ungkapanan prmohonan pengampunan terhadap dosa-dosa dan kesalahan, bacaan ini juga merupakan bentuk ketaatan kita kepada Sang Pencipta.

Selain pengampunan dosa, bacaan istighfar juga bermanfaat untuk tujuan lainnya seperti untuk mendapatkan harta dan anak (rezeki), bisa menjadi sebab turunnya hujan, maupun agar bisa masuk ke surga.

bacaan istighfar


Banyaknya Keutamaan Bacaan Istighfar


Seperti kisah Nabi Nuh yang menyerukan kepada kaumnya, sebagimana firman Allah yang artinya:

“Maka aku katakan kepada mereka, ‘Mohonlah ampun kepada Rabbmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun. Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat. Dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.” (Q.S. Nuh: 10-12)

Keutamaan lain bacaan istighfar laiinnya adalah untuk menambah kekuatan dan keimanan, seperti firman Allah Ta’ala yang artinya, “Dan (Hud berkata): Hai kaumku, mohonlah ampun kepada Rabbmu lalu tobatlah kepada-Nya, niscaya Dia menurunkan hujan yang sangat deras atasmu, dan Dia akan menambahkan kekuatan kepada kekuatanmu, dan janganlah kamu berpaling dengan berbuat dosa”.(QS. Hud:52)

Bacaan istighfar juga untuk mengharapkan ampunan Allah karena Allah tidak akan mengazab orang yang selalu memanjatkan doa melalui istighfar, seperti yang dinyatakan dalam Al Quran yang artinya: “Dan tidaklah (pula) Allah akan mengazab mereka, sedang mereka meminta ampun.” (Q.s.al-Anfâl:33)

Lafazh Bacaan Istighfar

Lafazh atau bacaan istighfar yang paling utamanya adalah Sayyidul Istighfar (penghulu istighfar), yaitu dengan mengucapkan:

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَااسْتَطَعْتُ أَعُوْذُُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوْءُ بِذَنْبِي فَاغْفِرْلِي فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ

Artinya:
“Ya Allah! Engkaulah Rabbku, tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain-Mu, Engkaulah Yang menciptakanku, dan aku adalah hamba-Mu, aku berada diatas ikatan dan janji-Mu selama aku mampu, aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang aku buat, aku mengakui kepada-Mu atas nikmat-Mu kepadaku, dan aku juga mengakui kepada-Mu dosa-dosaku; maka ampunilah aku karena sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosa-dosa selain Engkau”

Lafazh: أَسْتَغْفِر ُاللهَ
Lafazh: رَبِّ اغْفِرْ لِي
Lafazh: اللَّهُمَّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي فَاغْفِرْ لِي ؛ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ

“Ya Allâh! sesungguhnya aku telah menzhalimi diriku, maka ampunilah aku; karena sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosa-dosa selain Engkau”

Lafazh:

 رَبِّ اغْفِرْ لِي وَتُبْ عَلَيَّ إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ اْلغَفُوْرُ، أو التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ“

Tuhanku! Ampunilah aku dan berilah taubat kepadaku, sesungguhnya Engkaulah Maha Penerima taubat lagi Maha Pengampun, (atau )Maha Penerima taubat lagi Maha Pengasih”

Ucapan:

 اللَّهُمَّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي ظُلْمًا كَثِيْرًا وَلاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ اللهَ، فَاغْفِرْ لِي مَغْفِرَةً مِنْ عِنْدِكَ، وَارْحَمْنِي إِنَّكَ أَنْتَ اْلغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ“

Ya Allâh! sesungguhnya aku telah menzhalimi diriku dengan kezhaliman yang banyak dan tidak ada Yang dapat mengampuni dosa-dosa selain Allâh, maka ampunilah aku dengan ampunan dari sisi-Mu, dan kasihilah aku, sesungguhnya Engkau-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Pengasih”

Ucapan:

أَسْتَغْفِرُ اللهَ َالَّذِي لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ اْلحَيُّ اْلقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

Aku memohon ampun kepada Allâh Yang tidak ada Tuhan (Yang berhak disembah) selain Dia Yang Maha Hidup Lagi Maha berdiri sendiri, dan aku bertaubat kepada-Nya”

Baca juga: Bacaan Dzikir

Demikian berbagai keutamaan bacaan istighfar dan lafaznya yang sebaiknya sering kita lakukan untuk kebaikan dunia dan akherat, amin.

Keutamaan Bacaan Istighfar dan Lafaznya