Bacaan Tahlil biasanya dilakukan saat tahlilan, yaitu suatu acara atau kegiatan dzikiran yang biasanya disertai dengan Yasinan (baca Surat Y...
Bacaan Tahlil beserta Doanya

Bacaan Tahlil beserta Doanya

Bacaan Tahlil biasanya dilakukan saat tahlilan, yaitu suatu acara atau kegiatan dzikiran yang biasanya disertai dengan Yasinan (baca Surat Yasin) yang dilakukan di sebagian besar masyarakat Indonesia yang berafiliasi ke NU (Nahdlatul Ulama). Acara tahlil umumnya dilakukan pada setiap hari Jum'at.

Apabila ada seseorang yang meninggal, maka tahlil dilakukan pada (a) 7 (tujuh) hari berturut-turut setelah hari pertama kematian; (b) hari ke-40; (c) hari ke-100 dan (d) hari ke-1000 (seribu) atau pada haul (acara tahunan) meninggalnya seseorang. Tahlil tidak dilakukan oleh mereka yang berafiliasi dengan Muhammadiyah atau Wahabi Salafi. Kedua kelompok ini menganggap acara tahlil sebagai bid'ah. Untuk wacana soal ini, lihat di sini.

bacaan tahlil


Tahlil secara etimologis (pengertian bahasa) adalah membaca lafadz la ilaha ill-Allah (لاإله إلا الله). Dalam istilah sosio-kultural di Indonesia, tahlil adalah suatu acara seremoni sosial keagamaan untuk memperingati dan sekaligus mendoakan orang yang meninggal. Disebut acara sosial-budaya karena tahlil hanya dikenal dan dilakukan oleh sebagian umat Islam Indonesia. Disebut acara keagamaan karena sebagian besar bacaan-bacaan dalam tahlil diambil dari Al Quran dan Al Hadits.

Khususan Tawasul Fatihah Tahlil


Acara tahlil diawali dengan bacaan tawasul yaitu bacaan Al Fatihah yang ditujukan kepada para Nabi, Sahabat, para ulama dan arwah orang yang meninggal terutama pada ruh orang yang ditahlili.

Bacaan Tahlil


Bacaan-bacaan detail tahlil ada sedikit perbedaan antara satu daerah dengan daerah yang lain walaupun tidak begitu prinsip. Bacaan di bawah merupakan standar umum bacaan tahlil.
Catatan: Surat Al-Ikhlas dibaca 3x. Sedang surat Al Falaq dan An Nas masing-masing dibaca sekali.

Doa Setelah Tahlil 


Tawasul atau menyebut nama orang yang dituju dalam tahlil juga dilakukan di akhir tahlil yaitu pada waktu doa. Berikut cara tawasul saat berdoa tahlil dan istighosah (pilih salah satu):

Bacaan Doa Tahlil dengan Artinya

Berikut ini adalah bacaan doa tahlil untuk orang meninggal, doa tahlil yang kami bagikan dihalaman ini adalah doa yang sering dibaca, dalam artian doa tahlil ini sudah umum di kalangan masyarakat dan juga doa ini tidak terlalu panjang dan tidak terlalu pendek, teman-teman bisa mempelajari nya disini, mudah-mudahan mudah untuk dipelajari, sehingga menjadikan manfaat buat teman-teman, maupun yang lainnya, mari kita pelajari bersama.

Lihat juga : Bacaan Surat Yasin

Bacaan Doa Tahlil

Bismillaahir rohmaanir rohiim.
Ilaahadhorotin nabiyyil musthofaa shollalloohu'alaihiwa sallama wa aahlihi wa azwaajihi wa aulaadihi wa dzurriyyaatihi.

Al-Fatihah.
(Dengan nama allah yangmahapengasih lagi maha penyayang, kepada yang terhormat nabi muhammad SAW  yang terpilih, kepada segenap keluarga para istri dan anak-anak cucu beliau, (bacaan alfaatihahkamitujukan kepadamereka).)

Bismillaahirrohmaanirrohiim.
Alhamdulillaahi robbil'aalamiin. Arrohmaanir rohiim. Maalikiyaumiddin. Iyyaakana'budu wa iyyaakanasta'iin. Ihdinash shiroothol mustaqiim. Shiroothol ladziina an'amta' alaihim ghoiril maghdhuubi'alaihim waladhaalliin. Amiin.

(Dengan nama allah yangmahapengasih lagimahapenyayang. Segala puji bagi allah,tuhan semesta alam. yang maha pengasih lagi maha penyayang. yang menguasai hari pembalasan. hanya kepada engkaulah kami menyembah, dan hanya kepada engkaulah pula kami memohon pertolongan. tunjukanlah kami kejalan yang lurus, yaitu jalan orang-orang yang telah engkau anugerahi nikmat kepada mereka, bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat, semoga engkau kabulkan permohonan kami.)

Ilaa hadhorooti ikhwaanihi minal anbiyaa-i wal mursaliina wal auliyaa-i wash syuhadaa-i wash shoolihiina wash shohaabati wat taabi'iina wal'ulamaa-il'aamiliina walmushonni final mukh-lishiina wa jamii'il malaa-ikatil muqorrobiina khushuushon sayyidinaa asy syaikhi'abdil qoodiril jailaanii. Al-fatihah...

(Kepada yang terhormat para handai tolan dari para nabi dan rosul, para wali, para syuhada', orang-orang shaleh, para sahabat, para ulama yang meng amalkan ilmunya, parapengarang yang ikhlas, dan kepada segenap malaikat yang mendekatkan diri kepada allah, terutama kepada penghulu kita syaikh abdul qadir jailani.)

Bacaan al-fatihah

Bismillaahirrohmaanirrohiim.
Alhamdulillaahi robbil'aalamiin. Arrohmaanir rohiim. Maalikiyaumiddin. Iyyaakana'budu wa iyyaakanasta'iin. Ihdinash shiroothol mustaqiim. Shiroothol ladziina an'amta' alaihim ghoiril maghdhuubi'alaihim waladhaalliin. Amiin.

(Dengan nama allah yangmahapengasih lagimahapenyayang.segala puji bagi allah,tuhan semesta alam. yang maha pengasih lagi maha penyayang. yang menguasai hari pembalasan. hanya kepada engkaulah kami menyembah, dan hanya kepada engkaulah pula kami memohon pertolongan. tunjukanlah kami kejalan yang lurus, yaitu jalan orang-orang yang telah engkau anugerahi nikmat kepada mereka, bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat, semoga engkau kabulkan permohonan kami.)

Doa Tahlil

Ilaa jamii'ii ahlil qubuuri minal muslimiina wal muslimaati walmu'miniina walmu'minaati min masyaariqil ardhi wa maghooribihaa barrihaa wa bahrihaa khususon aabaa-anaa wa umma haatinaa wa ajdaadanaa wa jaddaatinaa wa masyaayikhonaa wa masyaayikho masyaayikhinaa wa asaatidzatinaa wahushuushoon ilarruhi (sebutkan nama orang yang dituju) wa limani ijtama'naa haa hunaa bi sababihi. (al-fatihah).

(kepada segenap ahli kubur kaum musliminlakidan perempuan, kaum mukminin laki dan perempuan dari timur dan barat, baikyang ada di darat maupun dilaut,terutama kepada para bapakdan ibu kami, para nenek laki dan perempuan kami, kepada syaikh kami dan syaikhnya syaikh kami, kepada gurunya gurukami, dan kepadaorang yang menyebabkan kami sekalian berkumpul disini. (Membaca Al-fatihah))

Doa tahlil membaca surat al-fatihah

Bismillaahirrohmaanirrohiim.
Alhamdulillaahi robbil'aalamiin. Arrohmaanir rohiim. Maalikiyaumiddin. Iyyaakana'budu wa iyyaakanasta'iin. Ihdinash shiroothol mustaqiim. Shiroothol ladziina an'amta' alaihim ghoiril maghdhuubi'alaihim waladhaalliin. Amiin.

(Dengan nama allah yangmahapengasih lagimahapenyayang.segala puji bagi allah,tuhan semesta alam. yang maha pengasih lagi maha penyayang. yang menguasai hari pembalasan. hanya kepada engkaulah kami menyembah, dan hanya kepada engkaulah pula kami memohon pertolongan. tunjukanlah kami kejalan yang lurus, yaitu jalan orang-orang yang telah engkau anugerahi nikmat kepada mereka, bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat, semoga engkau kabulkan permohonan kami.)

Doa tahlil surat al-ikhlas
*Keterangan : Surat Al-ikhlas ini dibaca sebanyak 3x

Bismillaahirrohmaanirrohiim
Qulhuwalloohu ahad. Alloohushshomad. Lam yalid walam yuulad. Walam yakulahuukufuwan ahad.
(Dengan nama allah yang maha pengasih lagimaha penyayang. katakanlah : dialah allah yang maha esa. allah adalah tuhan yang bergantung kepadanya segala sesuatu. dia tidak beranak dan tidak diperanankan. dan tidak ada seorangpun yang setara dengan dia.)

Bacaan laailaaha illallooh

Laa ilaaha illalloohu, alloohu akbar walillaahilhamdu.
(Tiada tuhan yang patut disembah kecuali hanya allah, allah maha besar dan kepada allah segala puji.)

Doa tahlil surat al-falaq

Bismillaahirrohmaanirrohiim
Qul a'uudzu brobbilfalaq. Minsyarri maa kholaq. Waminsyarri ghoosiqin idzaa waqob. Waminsyarrinnaffaatsaatifil'uqod. Waminsyarri haasidin idzaa hasad.

(Dengan nama allah yang maha pengasih lagimaha penyayang. katakanlah : aku berlindung kepada tuhan yng menguasai waktu subuh. dari kejahatan makhluknya. dan dari kejahatan malam apabila telah gelapgulita. dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul. dan darikejahatan orang-orang yang dengkiapabila iamendengki.)

Lafadz laailaaha illallooh

Laa ilaaha illalloohu, alloohu akbar walillaahilhamdu.
(Tiada tuhan yang patut disembah kecuali hanya allah, allah maha besar dan kepada allah segala puji.)

Doa tahlil surat annas

Bismillaahirrohmaanirrohiim
Qul a'uudzu birobbinnaas.malikinnaas. Ilaahinnaas.minsyariil waswaasilkhonnaas. Alladzii yuwaswisu fiishuduurinnaas. Minal jinnati wannaas.
(Dengan nama allah yang maha pengasih lagimaha penyayang. katakanlah : aku berlindung kepada tuhan manusia, raja manusia. sesembahan manusia, dari kejahatan bisikan syetan yang biasa bersembunyi, yang membisikan kejahatan kedalam dada manusia, dari syetan dan manusia.)

Lafadz bacaan tahlil

Laa ilaaha illalloohu, alloohu akbar walillaahilhamdu.
(Tiada tuhan yang patut disembah kecuali hanya allah, allah maha besar dan kepada allah segala puji.)

Membaca Surat Al-Baqoroh

Bismillaahirrohmaanirrohiim
Alif laammiim. Dzaalikal kitaabu laaroiba fiihi hudan lil muttaqiin. Alladziina yu'minuuna bilghoibi wayuqiimuunash sholaata wa mimmaa rozaknaa hum yunfiquuna. Walladziina yu'minuuna bimaa unzila ilaika wamaa unzila minqoblika wabil aakhiroti hum yuuqinuun. Ulaa-ika'alaahudan mirrobbihim wa ulaaika humul muflihuun.

(Dengan nama allah yang mahapengasih lagi maha penyayang. alif laammiim.demikian itu kitab Al-Quran tidak ada keraguan padanya, sebagai petunjuk bagi mereka yang bertakwa. yaitu mereka yang beriman kepada yang ghoib, yang mendirikan sholat, dan menafkahkan sebagian rezeki yang kami anugrahkan kepada mereka. dan mereka yang beriman kepada kitab Al-Quran yang telah diturunkan kepadamu muhammad dan kitab-kitab yang telah diturunkan sebelumnya, serta mereka yakin akan adanya kehidupan akhirat, mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari tuhannya, dan merekalah ,orang-orang yang beruntung.)

Doa tahlil setelah membaca alif laammiim

Wa Ilaahukum Ilaahun Waahidun Laailaahaillaahuwarohmaanurrohiim
(Dan tuhan kalianadalah tuhan yang maha esa. tiada tuhan yang patut disembah kecuali hanya dia. yang maha pengasih lagi maha penyayang.)

Doa tahlil Ayat kursi

Alloohu laailaaha illa  huwal hayyul qoyyuumulaa ta'khudzuhuu sinatuwwalaa naum. Lahuumaa fissamaawaati wamaa fil ardhi magdzal ladzii yasyfa'u ingdahu illaa bi idznihii.ya'lamumaa bainaaidiihim wamaa kholfahumwa laa yuhiithuuna bisyai-in min ilmihi illaa bimaasyaa-a wasi'a kursiyyuhus samaa waati wal ardho walaa ya-uudhuhu hifzhuhumaa wahuwal aliyyulazhiim.
(Allah, tiada tuhan yang patut disembah kecuali hanya dia. yang hidup kekal lagi berdiri sendiri, tidak mengantuk dan tidak tidur kepunyaannya apa yang ada dilangit dan di bumi.siapakah yang akan dapat memberikan syafa'at disisinya tanpa mendapat izin darinya? dia mengetahui apa-apa yang ada dihadapan mereka dan dibelakang mereka, dan mereka tidak mengetahui sesuatudari ilmunya kecuali apa yang dikehendaki nya. kursi allah meliputi langit dan bumi. dan dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan dia maha tinggi lagi maha agung.)

Doa tahlil sesudah ayat kursi

Innallooha wa malaa-ikatahuu yusholluuna alan nabiyyi yaa ayyuhal ladziina aamanuu shollu alaihi wa sallimuu taslimaan.
(Sesungguhnya allah dan para malaikat nya bersholawat untuk nabi. wahai orang - orang yang beriman, bersholawatlah kalian untuk mereka dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.)

Bacaan doa tahlil
*Keterangan : Dibaca sebanyak 3x

Allohumma sholli'alaa muhammadin. Alloohumma sholli'alaihi wasallim.
(Wahai tuhanku, limpahkanlah rahmat kepada (nabi) muhammad. Wahai tuhanku, limpahkanlah rahmat dan keselamatan kepada beliau.)

Bacaan doa tahlil
*Keterangan : Dibaca sebanyak 33x

Subhaanalloohi wa bihamdihi. Subhaanalloohil'adhiimi
(Maha suci alloh dan dengan memuji kepadanya. Maha suci alloh yang maha agung.)


Bacaan istighfar
*Keterangan : Dibaca sebanyak 3x

Astaghfirulloohal'azhiim
(Aku memohon ampun kepada alloh yang maha agung.)


Afdholudz dzikri fa'lam annahuu : laailaaha  illalloohu hayyun maujuud. Laa  ilaaha illalloohu hayyun ma'buud. Laa ilaaha illalloohu hayyun baaq.

Laailaaha illalloohu (dibaca 33 kali)
Laa ilaaha illalloohu muhammadur rasuulullooh solollohu alaihi wasallam.
(ketahuilah, bahwa sanya dzikir yang paling utama itu : tiada tuhan yang patut disembah kecuali hanya allah yang maha hiduplagi maujud (ada). tiada tuhan yang patut disembah kecuali hanya allah yang maha hidup lagi disembah. tiada tuhan yang patut disembah kecuali hanya allah yang maha hidup lagi kekal. (tiada tuhan yang patut disembah kecuali hanya allah100x). tiada tuhan yang patut disembah kecuali hanya allah, muhammad adalah rasul allah solollohu alaihi wasalam.)

Doa Setelah Selesai Tahlil


A'uudzu billaahi minasy syaithoonir rojiim. Bis-millaahir rohmaanir rohiim. Alhamdulillaahi robbil'aalamiin, hamdasy syaakiriina hamdan naa'imii-na hamdan yuwaafii ni'amahuu wa yukaafil maziidahu yaa robbanaa lakal hamdu kamaa yanbaghii li jalaali wajhiki wa'azhiimi sulthoonika. Alloohumma sholli wa sallim'alaa sayyidinaa muhammadin wa'alaa aali sayyidinaa muhammadin. Alloohumma taqobbal waaushil stawaaba maa qoro'naahu minal qur'aanil adziimi wamaa hallal na wamaa sabbahnaa wa mastaghfarnaa wa maa shollainaa' alaasayyidinaa muhammadin sho-llalloohu'alaihi wasallama hadiyyatan waashilatan warohmatan naazilatan wabarokatan syaamilatan ilaa hadhorooti habiibinaa wa syafii'inaa wa qurroti 'aininaa sayyidinaa wa maulaana muhammadin shollalloohu'alaihi wa sallama wa ilaa jami'i ikhwaa-nihi minal anbiyaa-i wal mursaliina wa auliyaa-i wasy syuhadaa-i washshoolihina wash shohaabati wattaabi'iina, wal ulamaail 'aamilina wal mushonnifiinal mukhlishiina wa jamii'il mujaahidiina fii sabbiililloohi robbil 'aalamina wal malaaikatil muqorrobiina khusuushon sayyidinaa syaikhi 'abdil qoodiril jailaanii tsumma ilaa jamii'i ahlil qubuuri minal muslimiina wal muslimaati wal mu'miniina wal mu'minaati min masyaariqil ardhiwa maghoo-ribihaa barrihaa wa bahrihaa khusuu-son aabaa anaa wa umaahatinaa wa ajdaadanaa wa jaddaatinaa wa nakhushshu khushushon manij tama'naa haa hunaa bi sababihii wa li ajlihii. Alloohum-maghfirlahum warhamhum wa aafihim wa'fuanhum. Alloohumma anzilir rohmata wal maghfirota alaa ahliil qubuuri min ahli laa ilaaha illalloohu muhammadur rosuulullooh robbanaa aatinaa fid dunyaa hasanatan wafiil aakhiroti hasanatan wa qinnaa adzaabannaar. Subhaana robbika robbil izzati ammaa yashifuuna wa salaamun alalmursaliina walhamdulillaahi robbil'aalamiin

(Al-Fatihah)

(Aku berlindung kepada allah dari godaan syetan yang terkutuk. Dengan nama allah yang maha pengasih lagi maha penyayang. Segalapuji bagi allah, tuhan semesta alam. sebagai mana pujian orang-orang yang bersyukur dan orang yang ingat dan orang-orang yang memperoleh nikmat. Mereka memuji dan dengan pujian yang sesuai dengan nikmatnya dan mungkin ditambah lagi nikmatnya. wahai tuhan kami, bagimulah segala puji, karena patuhlah terhadap kemulyaan dan ke agungan kekuasaanmu.wahai tuhanku, limpahkanlah rahmat dan salam kepada jungjungan kami, yaitu (nabi) muhammad., dan kepada keluarga jungjungan kami nabi muhammad. wahai tuhanku, terimalah dan sampaikanlah pahala ayat-ayat Al-Quran yang agung, yang telah kami baca dalam tahlil kami, tasbih dan istigfar kami, serta bacaan sholawat kami kepada jungjungan kami nabi muhammad SAW, sebagai hadiah yang dapat sampai, rahmat yangturun dan berkah yang cukup kepada yang terhormat kekasih kami, penolong dan buah mata kami, jungjungan dan pemimpin kaminabi muhammad SAW, dan kepada yang terhormat segenap sahabatnya daripada nabi dan rosul, para wali dan syuhada, yang gugur dalam membela agama allah, orang-orang sholeh, para shahabat dan tabi'in, paraulama yang mengamalkan ilmunya, dan kepada para pengarang yang iklas, dan kepada para pejuang pembela agama allah, tuhan semesta alam, dan kepada segenap malaikat, yang mendekatkan diri kepada allah terutama pahala tersebut kepada jungjungan kami syaikh abdul qodir jailani. kemudian kepada segenap ahli kubur yang muslim laki dan perempuan, mukmin laki dan perempuan dari dunia timur dan barat, di darat dan dilaut, dan terutama kepada bapak-bapak kami, ibu-ibu kami, nenek-nenek laki dan perempuan kami,dan terutama kepada orang yng menyebabkan kami sekalian berkumpul disini, demi untuk keperluannya. wahai tuhanku, ampunilah dosa mereka, kasihanilah mereka, dan maafkanlah kesalahan mereka. wahai tuhanku, turunkanlah rahmatdan ampunan kepada ahli kubur yang ahlimengucapkan; laa ilaaha illalloohu muhammadur rosululloh, tiada tuhan yang patut disembah kecuali hanya allah, muhammad rasul allah. wahaituhanku, tunjukanlah kami kebenaran dengan jelas dan biarkan kami mengikutinya serta tunjukanlah kami perkara yang batal dengan jelas pula dan biarkan kami menjauhinya. wahai tuhanku, berikanlah kami kebaikan didunia dan kebaikan di akhirat nanti, serta selamatkanlah kami dari siksa neraka. maha suci allah, tuhan yang bersih dari sifat-sifat yang diberikan orang- orang kafir,. smoga keselamatan tetap dilimpahkan kepada para utusan nya,dan segala puji bagi allah, tuhan semesta alam.)

Al-Fatihah

Bismillaahirrohmaanirrohiim
Alhamdulillaahi robbil'aalamiin. Arrohmaanir rohiim. Maalikiyaumiddin. Iyyaakana'budu wa iyyaakanasta'iin. Ihdinash shiroothol mustaqiim. Shiroothol ladziina an'amta' alaihim ghoiril maghdhuubi'alaihim waladhaalliin. Amiin.

(Dengan nama allah yangmahapengasih lagimahapenyayang.segala puji bagi allah,tuhan semesta alam. yang maha pengasih lagi maha penyayang. yang menguasai hari pembalasan. hanya kepada engkaulah kami menyembah, dan hanya kepada engkaulah pula kami memohon pertolongan. tunjukanlah kami kejalan yang lurus, yaitu jalan orang-orang yang telah engkau anugerahi nikmat kepada mereka, bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat, semoga engkau kabulkan permohonan kami.)

Sekian bacaan tahlil beserta doanya yang semoga bermanfaat untuk anda, mohon maaf jika ada yang salah satua kurang lengkap.

Baca selengkapnya »
Bacaan Iftitah dalam Sholat Sesuai Sunnah Nabi

Bacaan Iftitah dalam Sholat Sesuai Sunnah Nabi

Bacaan Doa Iftitah atau Doa Iftitah adalah doa yg disunnahkan buat dibacakan waktu mengerjakan shalat, baik itu Sholat Wajib Lima Waktu juga Sholat Sunnah, lantaran didalam menunaikan shalat maka seseorang muslim diperlukan buat nir mengerjakan kewajiban – kewajibannya saja seperti Syarat Wajib & Sah Shalat, namun dianjurkan buat mengerjakan Sunnah – Sunnah didalam Shalat, misalnya salah  satunya membaca Bacaan Doa Iftitah yg benar sebagai galat satu Sunnah didalam Shalat.

Dalil Hukum Membaca Doa Iftitah didalam mengerjakan sholat wajib  yang Sunnah ini, mampu kalian baca didalam Hadits Shahih menurut Abu Hurairah yg mengungkapkan bahwa : ” Biasanya Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi Wasallam selesainya bertakbir ketika shalat (Takbiratul Ikhram), dia diam sejenak sebelum membaca ayat, maka saya pun bertanya pada Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam,

Wahai Rasulullah, kutebus kamu dg ayah & ibuku, aku  melihat mu berdiam antara takbir dan bacaan ayat. Apa yang Engkau bacakan ketika itu adalah :…… (Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi Wasallam menjelaskan Doa Iftitah) ” . Selain itu didalam Kitab Al Adzkar, Imam An Nawawi berkata bahwa : ” Ketahuilah bahwa semua doa – doa ini hukumnya Sunnah (Mustahabbah) baik ketika mengerjakan Sholat Wajib maupun Sholat Sunnah ”.

bacaan iftitah


Dengan melihat dalil – dalil diatas, maka telah tentu sangat dianjurkan sekali bagi setiap Muslim – Muslimah buat membaca Bacaan Iftitah di dalam sholat, baik ketika mengerjakan sholat wajib  5 ketika juga sholat sunnah, karena selain akan menerima Pahala Sunnah, telah tentu akan mendapatkan Keutamaan Bacaan Iftitah yg lainnya. Untuk itu dibawah ini kami menjadi penulis akan memberikan penjelasan tentang Macam – Macam Doa Iftitah didalam Sholat yang sahih menurut sunnah.

Bacaan Doa Iftitah Berdasarkan Hadits Nabi


Dibawah ini macam – macam bacaan doa iftitah didalam shalat berdasarkan riwayat – riwayat (hadits) yang shahih, baik bacaan doa iftitah pendek & bacaan doa iftitah panjang, serta doa iftitah Muhamadiyah dan doa iftitah NU.

1. Bacaan Doa Iftitah Pendek Riwayat Muslim


bacaan iftitah


Bacaan Doa Iftitah Dalam Sholat Yang Pendek tadi, sanggup dibacakan sang kalian umat muslim – muslimah saat mengerjakan sholat wajib  5 saat, ataupun waktu mengerjakan sholat sunnah.

Lihat juga : Bacaan Tahlil

Hal tersebut misalnya diterangkan didalam Hadits Muslim Riwayat Anas bin Malik Ra bahwa Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda : ” Aku melihat 12 malaikat bersegera menuju pada-nya, mereka saling berlomba buat mengangkat doa itu kpd Allah SWT ”.

2. Bacaan Doa Iftitah Pendek Riwayat Muslim


bacaan doa iftitah


Bacaan Doa Iftitah Yang Pendek tadi, mampu juga kalian pilih & dibacakan waktu kalian mengerjakan sholat harus lima waktu dan sholat sunnah lantaran terdapat hadits shahih riwayat Ibnu Umar Ra yang mengatakan bahwa :

” Ketika mereka Sholat beserta Nabi Muhammad SAW, terdapat seseorang laki – laki yang berdoa iftitah (disebutkan doa diatas), & Nabi Muhammad Saw bersabda : ” Aku heran, dibukakan baginya pintu2  langit ”. Ibnu Umar pun mengatakan bahwa : ” Aku tidak pernah meninggalkan doa tadi sejak beliau mengatakan demikian ”.

Demikianlah pembahasan mengenei Bacaan Doa Iftitah Pendek & Panjang yang mampu kalian bacakan ketika sedang mengerjakan Sholat, baik Sholat Wajib & Sholat Sunnah sebagai akibatnya jika kalian akan mengerjakan Sholat Sunnah misalnya Sholat Sunnah Tahajud maka sanggup membaca keliru satu Doa Iftitah diatas.

Namun sekali lagi perlu disampaikan pada kalian bahwa didalam Hukum Membaca Doa Iftitah itu Sunnah sehingga kalian mampu menentukan buat membacanya ataupun tidak membacanya, hanya saja sangat dianjurkan sekali bagi kalian buat membaca doa iftitah dalam shalat ini lantaran akan mendapatkan pahala sunnah yang poly bila doa iftitah dibacakan.

Baca selengkapnya »
Bacaan Surat Yasin dalam Arab, Latin, dan Terjemahannya

Bacaan Surat Yasin dalam Arab, Latin, dan Terjemahannya

Bacaan Surat Yasin - Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia sering melaksanakan acara tahlilan. Biasanya acara tersebut dilaksanakan sehari setelah ada saudara muslim mereka yang meninggal dunia.

Tahlilan sendiri umumnya diisi dengan pembacaan dzikir dan bacaan juga surat Yasin. Dzikir sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas iman seseorang dan membuat seorang hamba lebih dekat kepada Alloh.

bacaan surat yasin


Berikut ini teks bacaan  Surat Yasin dan tahlil lengkap dengan tulisan arab, latin, dan juga terjemahannya.

1. Yā -Sīn

Yā -Sīn

2. Wal-Qur’āni Al-Ĥakīm

Demi Al-Qurán yang penuh hikmah

3. ‘Innaka Lamina Al-Mursalīn

Sungguh, engkau (Muhammad) adalah salah seorang dari rosul-rosul

4. `Alaá Şirāţin Mustaqīm

(yang berada) di atas jalan yang lurus

5. Tanzīlal-`Azīzir-Raĥīm

(sebagai wahyu) yang diturunkan oleh (Alloh), Yang Maha perkasa Maha Penyayang

6. Litundzira QawmāmmMā undzira Ābā’uHum FaHum Ghāfilūn

Agar engkau memberi peringatan kepada suatu kaum yang nenek moyangnya belum pernah diberi peringatan, karena itu mereka lalai

7. Laqad Ĥaqqal-Qawlu `Alaá AkthariHim FaHum Lā Yu’uminūn

Sungguh, pasti berlaku perkataan (hukuman) terhadap kebanyakan mereka, karena mereka tidak beriman.

surat yasin



8. ‘Innā Ja`alnā Fī A`nāqiHim ‘Aghlālāan Fahiya ‘Ilaá Al-‘Adhqāni FaHum Muqmaĥūn

Sungguh, Kami telah memasang belenggu di leher mereka, lalu tangan mereka (diangkat) ke dagu, karena itu mereka tertengadah

9. Wa Ja`alnā Min Bayni ‘Aydīhim Saddāaw Wa Min Khalfihim Saddāan Fa’aghshaynāhum Fahum Lā Yubşirūn

Dan Kami jadikan di hadapan mereka sekat (dinding) dan di belakang mereka juga sekat, dan Kami tutup (mata) mereka sehingga mereka tidak dapat melihat

10. Wa Sawā’un `Alayhim A andhartahum Am Lam Tundhirhum Lā Yu’uminūn

Dan sama saja bagi mereka, apakah engkau memberi peringatan kepada mereka atau engkau tidak memberi peringatan kepada mereka, mereka tidak akan beriman juga

11. ‘Innamā Tundziru Manittaba`adz-zhikra Wa Khashiyar-Roĥmana Bil-Ghaybi Fabasysyirhu Bimaghfiratinwwa Ajrin Karīm

Sesungguhya engkau hanya memberi peringatan kepada orang-orang yang mau mengikuti peringatan dan yang takut kepada Tuhan Yang Maha Pengasih, walaupun mereka tidak melihat-Nya. Maka berilah mereka kabar gembira dengan ampunan dan pahala yang mulia

12. Innā Naĥnu Nuĥyi Al-Mawtaá Wa Naktubu Mā Qaddamū Wa Āthārahum Wa Kulla Syai’in ahşhaynāhu Fī ‘Imāmim Mubīn

Sungguh, Kamilah yang menghidupkan orang-orang yang mati, dan Kamilah yang mencatat apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka (tinggalkan). Dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam kitab jelas (Lauh Mahfuz)

13. Wadhrib lahum matsalan ash-haabalqoryati idz jāahal mursaluuun

Dan buatlah suatu perumpamaan bagi mereka, yaitu penduduk suatu negeri, ketika utusan-utusan datang kepada mereka

14. Idz arsalnā ilayhimutsnayni fakadzdzabuuhumaa fa’azzaznaa bitsaalitsinn faqoolā innaa ilaykum mursaluun

(Yaitu) ketika Kami mengutus kepada mereka 2 orang utusan, kemudian mereka mendustakan ke-2 nya, kemudian Kami kuatkan dengan utusan yang ke-3 (utusan itu) berkata “sungguh, kami adalah orang-orang yang di utus kepadamu”

15. Qooluu mā antum illaa basyarum mitslunaa wamaa anzalrrohmaanu min syay in in antum illaa takdzibuuun

Mereka (penduduk negeri) menjawab “Kamu ini hanyalah manusia seperti kami, dan (Alloh) Yang Maha Pengasih tidak menurunkan sesuatu apapun, kamu hanyalah pendusta belaka”

16. Qooluu rabbunaa ya’lamu innā ilaykum lamursaluun

Mereka berkata “Tuhan ami mengetahui sesungguhya kami adalah utusan-utusan-Nya kepada kamu

17. Wamaa ‘alaynā illa lbalaaghulmubīn

Dan kewajiban kami hanyalah menyampaikan perintah Alloh dengan jelas

18. Qoolū innaa tathoyyarnaa bikum laillam tantahuu lanarjumannakum walayamassannakum minnaa ‘adzaabun alīm

Mereka menjawab “sesungguhnya kami bernasib malang karena kamu. Sungguh jika kamu tidak menyeru kami, niscaya kami rajam kamu dan kamu pasti akan merasakan siksaan yang pedih dari kami

19. Qooluu thõirukum ma’akum ain dzukkirtum bal antum qawmum musrifūn

Mereka (utusan-utusan) itu berkata “kemalangan kamu itu adalah karena kamu sendiri. Apakah karena kamu diberi peringatan? Sebenarnya kamua adalah kaum yang melampaui batas”

20. Wajā a min aqsholmadiinati rajuluy yas’aa qoola yaa qawmittabi’ul mursalīn

Dan datanglah dari ujung kota, seorang laki-laki dengan bergegas dia berkata “wahai kaumku! Ikutilah utusan-utusan itu

21. Ittabi’uu mal laa yas alukum ajrow wahum muhtadūn

Ikutilah orang yang tidak meminta imbalan kepadamu, dan mereka adalah orang-orang yang mendapat petunjuk

22. Wamaa liya lā a’budulladzii fatharanii wailayhi turja’uuun

Dan tidak ada alasan bagiku untuk tidak menyembah (Alloh) yang telah menciptakanku dan hanya kepada-Nya lah kamu akan dikembalikan

23. A-attakhidzu min duunihi aalihatan iy yuridni rrohmaanu bidhurril laa tughni ‘annii syafaa’atuhum syay-aw walaa yunnqidzuun

Mengapa aku akan menyembah tuhan-tuhan selain-Nya? Jika (Alloh) Yang Maha Pengasih menghendaki bencana terhadapku, pasti pertolongan mereka tidak berguna sama sekali bagi diriku dan mereka (juga) tidak dapat menyelamatkanku

24. Innii idzal lafii dholaalim mubiiin

Sesungguhnya jika aku berbuat begitu, pasti aku berada dalam kesesatan yang nyata

teks bacaan surat yasin


25. InnĪ aamanntu birobbikum fasma’uuun

Sesungguhnya aku telah beriman kepada Tuhanmu, maka dengarkanlah (pengakuan keimanan)ku

26. Qiiladkhulil jannata qoola yaa layta qowmii ya’lamuuun

Dikatakan (kepadanya) “Masuklah ke surga”Dia (laki-laki) itu berkata

“Alangkah baiknya sekira kaumku mengetahui”

27. Bimaa ghofaro lii robbii waja’alanii minalmukromiiin

Apa yang menyebabkan Tuhanku memberi ampun kepadaku dan menjadikan aku termasuk orang-orang yang telah dimuliakan

28. Wamā annzalnaa ‘alaa qowmihii mimm ba’dihii minn junndim minassamāi wamaa kunnaa munnzilīn

Dan setelah dia (meningggal), Kami tidak menurunkan suatu pasukan pun dari langit kepada kaumnya, dan Kami tidak perlu menurunkannya

29. Inn kaanat illaa shoyhataw waahidatann faidzaa hum khoomidūn

Tidak ada siksaan terhadap mereka melainkan dengan satu teriakan saja, maka seketika itu mereka mati

30. Yaa hasrotan ‘alaa l’ibaadi maa ya’tiihim mir rosuulin illaa kaanuu bihi yastahziūn

Alangkah besar penyesalan terhadap hamba-hamba itu, setiap datang seorang rosul kepada mereka, mereka selalu mengolok-oloknya

31. Alam yarow kam ahlaknaa qoblahum minalquruuni annahum ilayhim laa yarji’ūn

Tidakkah mereka mengetahui berapa banyak umat-umat sebelum mereka yang telah kami binasakan. Orang-orang (yang telah Kami binasakan) itu tidak ada yang kembali kepada mereka

32. Wainn kullul lammaa jamii’ul ladaynaa muhdorūn

Dan setiap (umat), semuanya akan dihadapkan kepada Kami

33. Wa aayatul lahumul ardhul maytatu ahyaynaahaa waakhrojnaa minhaa habbann faminhu ya’kulūn

Dan suatu tanda (kebesaran Alloh) bagi mereka adalah bumi yang mati (tandus). Kami hidupkan bumi itu dan Kami keluarkan darinya biji-bijian, maka dari (biji-bijian) itu mereka makan

34. Waja’alnaa fiihaa jannaatim min nakhiiliw wa-a’naabiw wafajjarnaa fiihaa minal’uyūn

Dan Kami jadikan padanya di bumi itu kebun-kebun kurma dan anggur dan Kami pancarkan padanya beberapa mata air

35. Liya’kuluu minn tsamarihi wamaa ‘amilathu aydiihim afalaa yasykurūn

Agar mereka dapat makan dari buahnya, dan dari hasil usaha tangan mereka. Maka mengapa mereka tidak bersyukur?

36. Subhaanalladzii khalaqol azwaaja kullahaa mimmaa tummbitul ardhu wamin anfusihim wamimmaa laa ya’lamūn

Mahasuci (Alloh) yang telah menciptakan semuanya berpasang-pasangan, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka sendiri, maupun dari apa yang tidak mereka ketahui

37. Waaayatul lahumullaylu naslakhu minhunnahaaro fa-idzaa hum muzhlimūn

Dan suatu tanda (kebesaran Alloh) bagi mereka adalah malam, Kami tanggalkan siang dari malam itu,maka seketika itu mereka (berada dalam) kegelapan

38. Wasysyamsu tajrii limustaqarril lahaa dzaalika taqdiiru l’aziizi l’aliim

Dan matahari berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan (Alloh) Yang Maha Perkasa, Maha Mengetahui

39. Walqomaro qoddarnaahu manaazila hattaa ‘aada kal’urjuuni lqodīm

Dan telah kami tetapkan tempat peredaran bagi bulan, sehingga setelah ia sampai ke tempat persaran yang terakhir kembalilah ia seperti bentuk tandan yang tua

40. Laa sysyamsu yammbaghii lahaa an tudrikal qomaro walaallaylu saabiqu nnahaari wakullunn fii falakiy yasbahūn

Tidaklah mungkin bagi matahari mengejar bulan dan malam pun tidak dapat mendahului siang. Masing-masing beredar pada garis edarnya

41. Wa aayatul lahum annaa hamalnaa dzurriyyatahum fiilfulkil masyhūn

Dan suatu tanda (kebesaran Alloh) bagi mereka adalah bahwa Kami angkut keturunan mereka dalam kapal yang penuh muatan.

bacaan doa surat yasin


42. Wakhalaqnaa lahum mim mitslihi maa yarkabūn

Dan Kami ciptakan (juga) untuk mereka (angkutan lain) seperti apa yang mereka kendarai

43. Wa-in nasya’nughriqhum falaa shoriikho lahum walaa hum yunqodzūn

Dan jika Kami menghendaki, Kami tenggelamkan mereka. Maka tidak ada penolong bagi mereka dan tidak (pula) mereka diselamatkan

44. Illaa rahmatam minnaa wamataa’an ilaa hīn

Melainkan (kami selamatkan mereka) karena rahmat yang besar dari Kami dan untuk memberikan kesenangan hidup sampai waktu tertentu

45. Wa-idzaa qiila lahumuttaquu maa bayna aydiikum wamaa kholfakum la’allakum turhamūn

Dan apabila dikatakan kepada mereka “Takutlah kamu akan siksa yang di hadapanmu (di dunia) dan azab yang akan datang (akhirat) agar kamu mendapat rahmat”

46. Wamaa ta’tiihim min aayatim min aayaati rabbihim illaa kaanuu ‘anhaa mu’ridhiin

Dan setiap kali suatu tanda dari tanda-tanda (kebesaran) Tuhan datang kepada mereka, mereka selalu berpaling darinya

47. Wa-idzaa qiila lahum anfiquu mimmaa rozaqokumulloohu qoolalladziina kafaruu lilladziina aamanuu anuth’imu mal law yasyaaullaahu ath’amahu in anntum illaa fii dholaalim mubīn

Dan apabila dikatakan kepada mereka “infakanlah sebagian rezeki yang diberikan Alloh kepadamu” orang-orang yang kafir itu berkata kepada orang-orang yang beriman “apakah pantas kami memberi makan kepada orang-orang yang jika Alloh menghendaki Dia akan memberinya makan? Kamu benar-benar dalam kesesatan yang nyata”

48. Wayaquuluuna mataa haadzaalwa’du inn kunntum shoodiqīn

Dan mereka (orang-orang kafir) berkata “kapan janji (hari berbangkit) itu terjadi jika kamu orang-orang yang benar?”

49. Maa yanzhuruuna illaa shoyhataw waahidatann ta’khudzuhum wahum yakhishshimūn

Mereka hanya menunggu satu teriakan, yang akan membinasakan mereka ketika mereka sedang bertengkar

50. Falaa yastathii’uuna tawshiyataw walā ilā ahlihim yarji’ūn

Sehingga mereka tidak mampu membuat suatu wasiat dan mereka (juga) tidak dapat kembali kepada keluarganya

51. Wanufikho fii shshuuri faidzaa hum minal ajdaatsi ilaa robbihim yansilūn

Lalu ditiuplah sangkakala, maka seketika itu mereka keluar dari kuburnya (dalam keadaan hidup), menuju kepada Tuhannya

52. Qooluu yaa waylanaa mam ba’atsanaa mim marqadinaa haadzaa maa wa’ada rrohmaanu washodaqal mursalūn

Mereka berkata “celakalah kami! siapakah yang membangkitkan kami dari tempat tidur kami (kubur)?” inilah yang dijanjikann (Alloh) Yang Maha Pengasih dan benarlah rosul-rosul-Nya

53. Inn kaanat illaa shoyhataw waahidatann fa-idzaa hum jamii’ul ladaynaa muhdarūn

Teriakan itu hanya sekali saja, maka seketika itu mereka semua dihadapkan kepada Kami (untuk dihisab)

54. Falyawma laa tuzhlamu nafsun syayaw walaa tujzawna illaa maa kuntum ta’malūn

Maka pada hari itu seseorang tidak akan dirugikan sedikitpun dan kamu tidak akan diberi balasan, kecuali sesuai dengan apa yang telah kamu kerjakan

55. Inna ashhaabaljannati lyawma fii syughulinn faakihūn

Sesungguhnya penghuni surga pada hari itu bersenang-senang dalam kesibukan (mereka)

bacaan surat yasin


56. Hum waazwaajuhum fii zhilaalin ‘alal arõiki muttakiūn

Mereka dan pasangan-pasangannya berada dalam tempat yang teduh, bersandar di atas dipan-dipan

57. Lahum fiihaa faakihatuw walahum maa yadda’ūn

Di surga itu mereka memperoleh buah-buahan dan memperoleh apa saja yang mereka inginkan

58. Salaamunn qawlam min robbin rohīm

(Kepada mereka dikatakan) “salam”, sebagai ucapan dari Tuhan Yang Maha Penyayang

59. Wamtaazulyawma ayyuhalmujrimūn

Dan (dikatakan kepada orang-orang kafir) “berpisahlah kamu dari (dari orang-orang mukmin) pada hari ini, wahai orang-orang yang berdosa”

60. Alam a’had ilaykum yaa banii aadama allaa ta’budusysyaythoona innahu lakum ‘aduwwun mubīn

Bukankah Aku telah memerintahkan kepadamu wahai anak cucu Adam agar kamu tidak menyembah setan? Sungguh, setan itu musuh yang nyata bagi kamu”

61. Waani’buduunii haadzaa shiroothum mustaqīm

Dan hendaklah kamu menyembah-Ku, inilah jalan yang lurus

62. Walaqad adholla minnkum jibillann katsiiran afalam takuunuu ta’qilūn

Dan sungguh, ia (setan itu) telah menyesatkan sebagian besar di antara kamu, maka apakah kamu tidak mengerti?

63. Haadzihi jahannamullatii kunntum tuu’adūn

Inilah (neraka) Jahanam yang dahulu telah diperingatkan kepadamu

bacaan surat yasin


64. Ishlawhalyawma bimaa kunntum takfurūn

Masuklah ke dalamnya pada hari ini karena dahulu kamu mengingkarinya

65. Alyawma nakhtimu ‘alā afwaahihim watukallimunā aydiihim watasyhadu arjuluhumm bimaa kaanuu yaksibūn

Pada hari ini Kami tutup mulut mereka, tangan mereka akan berkata kepada Kami dan kaki mereka akan memberi kesaksian terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan

66. Walaw nasyāu lathomasnaa ‘alā a’yunihim fastabaqu shshirootho fa-annaa yubshirūn

Dan jika Kami menghendaki, pastilah Kami hapuskan penglihatan mata mereka, sehingga mereka berlomba-lomba (mencari) jalan. Maka bagaimana mungkin mereka dapat melihat?

67. Walaw nasyāu lamasakhnaahum ‘alaa makaanatihim famaa stathaa’uu mudhiyyaw walaa yarji’ūn

Dan jika Kami menghendaki, pastilah Kami ubah bentuk mereka di tempat mereka berada, sehingga mereka tidak sanggup berjalan lagi dan juga mereka tidak sanggup kembali

68. Waman nu’ammirhu nunakkis-hu filkholqi afalaa ya’qilūn

Dan barang siapa Kami panjangkan umurnya niscaya Kami kembalikan dia kepada awal kejadian (nya). Maka mengapa mereka tidak mengerti?

69. Wamaa ‘allamnaahu sysyi’ro wamaa yammbaghii lahu in huwa illaa dzikruw waqur-aanum mubīn

Dan Kami tidak mengajarkan syair kepadanya (Muhammad) dan bersyair itu tidaklah pantas baginya. Al-Qurán itu tidak lain hanyalah pelajaran dan kitab yang jelas

70. Liyundziro mann kaana hayyaw wayahiqqolqawlu ‘alaalkaafir īn

Agar dia (Muhammad) memberi peringatan kepada orang-orang yang hidup (hatinya) dan agar pasti ketetapan (azab) terhadap orang-orang kafir

71. Awa lam yaraw annaa kholaqnaa lahum mimmaa ‘amilat aydiinā an’aamann fahum lahaa maalikūn

Dan tidaklah mereka melihat bahwa Kami telah melihat bahwa Kami telah menciptakan hewan ternak untuk mereka, yaitu sebagian dari apa yang telah kami ciptakan dengan kekuasaan Kami, lalu mereka menguasainya?

72. Wadzallalnaahaa lahum faminhaa rokuubuhum waminhaa ya’kulūn

Dan Kami menundukkannya (hewan-hewan itu) untuk mereka, lalu sebagiannya untuk menjadi tunggangan mereka dan sebagian untuk mereka makan

73. Walahum fiihaa manaafi’u wamasyaaribu afalaa yasykurūn

Dan mereka memperoleh berbagai manfaat dan minuman darinya. Maa mengapa mereka tidak bersyukur?

74. Wattakhodzuu min duunillaahi aalihatal la’allahum yunnshorūn

Dan mereka mengambil sesembahan selain Alloh agar mereka mendapat pertolongan

75. Laa yastathii’uuna nashrohum wahum lahum jundun muhdhorūn

Mereka (sesembahan) itu tidak dapat menolong mereka, padahal mereka itu menjadi tentara yang disiapkan untuk menjaga (sesembahan) itu

76. Falaa yahzunnka qowluhum innaa na’lamu maa yusirruuna wamaa yu’linūn

Maka jangan sampai ucapan mereka membuat engkau (Muhammad) bersedih hati. Sungguh, Kami mengetahui apa yang mereka rahasiakan dan apa yang mereka nyatakan

77. A wa lam yarol-innsanu anna khalaqnahu min nutfatinn fa idzaa huwa khosimum mubīn

Dan tidakkah manusia memperhatikan bahwa Kami menciptakannya dari setetes mani, ternyata dia menjadi musuh yang nyata.

bacaan surat yasin


78. Wa dhoroba lana matsalaw wa nasiya kholqoh, qoola may yuhyil-izhooma wa hiya ramīm

Dan dia membuat perumpamaan bagi Kami dan melupakan asal kejadiannya, dia berkata “siapakah yang dapat menghidupkan tulang-tulang yang telah hancur luluh?”

79. Qul yuhyiihal ladziiii ann syaahaaa awwala marroh, wa huwa bi kulli kholqin ‘aliiim.

Katakanlah (Muhammad) “yang akan menghidupkan ialah (Alloh) yang menciptakannya pertama kali . Dan Dia Maha mengetahui tentang segala mahluk.

Lihat jugga : Lafaz Bacaan Tasbih

80. Innamaa ja’ala lakum minasy syajaril akhdhori naaronn faidzaa anntum minhu tuuqiduun.

Yaitu (Alloh) menjadikan api untukmu dari kayu yang hijau, maka seketika itu kamu nyalakan (api) dari kayu itu

81. Awa laysalladzii kholaqossamaawaati wal-ardho biqoodirin ‘alaa ayyakhluqo mitslahum balaa wahuwal khollaaqul ‘alīm

Dan bukanlah (Alloh) yang menciptakan langit dan bumi, mampu menciptakan kembali yang serupa itu (jasad mereka yang sudah hancur itu)? Benar, dan Dia Maha Pencipta, Maha Mengetahui

82. Innamā amruhu idzā arooda syay-an ay yaquula lahu kunn fayakūn

Sesungguhnya urusan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu Dia hanya berkata kepadanya “Jadilah!” maka jadilah sesuatu itu

83. Fasubhaanalladzii biyadihii malakuutu kulli syayiw wailayhi turja’ūn

Maka Mahasuci (Alloh) yang di tangan-Nya kekuasaan atas segala sesuatu dan kepada-Nya kamu dikembalikan.

Demikianlaah bacaaan Surat Yasin yang semoga bermanfaat.



Baca selengkapnya »
Lafaz Bacaan Tasbih dan Keutamaannya

Lafaz Bacaan Tasbih dan Keutamaannya

Kalimat  atau bacaan tasbih disebut pula sebagai kalimat thayyibah yang merupakan salah satu bacaan dalam berdzikir sehingga sering pula dinamakan kalimat dzikir. Kalimat tasbih utamanya kita baca usai melaksanaka sholat, baik sholat wajib maupun sunah.

Secara harfiah bacaan tasbih mengandung makna ‘menyucikan’ yang tentunya untuk Allah. Karena itulah saat berdzikir dengan bacaan tasbih sesungguhnya merupakan bentuk pengakuan kita yang kerap berbuat dosa sementara hanya Allah lah dzat yang maha suci.

Keutamaan Bacaan Tasbih


Karena itulah kalimat thayyibah kita dengungkan sebagai upaya untuk membersihkan segala dosa-dosa kita. Sebab sudah seharusnya apapaun yang keluar dari mulut kita adalah hal-hal yag baik dan suci untuk kebaikan kita sendiri dan memberikan pahala dan kebaikan untuk kita.

bacaan tasbih


Selain itu banyak keutamaan bacaan tasbih, seperti disampaikan dalam hadits di bawah ini.

مَنْ سَبَّحَ اللَّهَ فِي دُبُرِ كُلِّ صَلَاةٍ ثَلَاثًا وَثَلَاثِينَ وَحَمِدَ اللَّهَ ثَلَاثًا وَثَلَاثِينَ وَكَبَّرَ اللَّهَ ثَلَاثًا وَثَلَاثِينَ فَتْلِكَ تِسْعَةٌ وَتِسْعُونَ وَقَالَ تَمَامَ الْمِائَةِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ غُفِرَتْ خَطَايَاهُ وَإِنْ كَانَتْ مِثْلَ زَبَدِ الْبَحْرِ

“Barang siapa menyucikan Allah (bertasbih) 33x setelah selesai sholat, memuji Allah (bertahmid) 33x, dan mengagungkan kebesaran Allah (bertakbir) 33x, yang mana hal itu menjadi 99 bilangan, lalu menyempurnakannya menjadi 100 dengan bacaan laa ilaha illallahu wahdahu laa syarikalahu lahul mulku walalhul hamdu wahuwa ‘alaa kulli syai-in qodiir, maka diampuni kesalahannya meskipun menyerupai buih di lautan.” (HR. Muslim no. 597).

Baca juga: Bacaan Istighfar

Dalam hadits yang lain juga disebutkan keutamaan bacaan tasbih:

وعن ابي هريرة رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم (من قال : سبحان الله و بحمده مائة مرة حطت عنه خطاياه و ان كانت مثل زبد البحر) متفق عليه

Dari Abu Hurairoh r.a berkata: Rasulullah SAW bersabda; Barangsiapa membaca ‘Subhanallah wa bihamdih’ seratus kali, maka dilebur dosanya meskipun menyerupai buih laut. (Muttafaqun ‘Alaih).

Dalam hadits lain yang diriwayatkan oleh Abu Sa’id Al-Khudri disebutkan:

عن ابي سعيد الخدري رضي الله عنه قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم (الباقيات الصالحات . لااله الاالله . و سبحان الله . و الله اكبر . و الحمد لله . ولاحول ولاقوة الا بالله) اخرجه النسائ , وصححه ابن حبان و الحاكم

Dari Abu Sa’id Al-Khudri r.a berkata: Rasulullah SAW bersabda (Beberapa amalan shalih yang tetap pahalanya, yaitu Laa_ilaaha_illallaah , Subhanallaah , Allaahu_akbar , Alhamdulillaah , Laa haula walaa quwwata illaa billaah). (HR. An-Nasa’i, dan dishohihkan oleh Ibnu Hibban dan Al-Hakim).

Bacaan tasbih juga dikenal sebagai kalimat thayyibah yang ringan namun besar sekali keutamaannya seperti disampaikan hadits yang diriwayatkan oleh Syaikhoni (Imam Bukhari & Imam Muslim) menyebutkan hal berikut:

واخرج الشيخان عن ابي هريرة رضي الله عنه قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : كلمتان حبيبتان الى الرحمن , خفيفتان على اللسان , ثقيلتان في الميزان : سبحان الله وبحمده , سبحان الله العظيم

Diriwayatkan oleh Syaikhoni, dari Abu Hurairoh Radhiyallahu ‘anhu berkata: Rasulullah SAW bersabda (Dua kalimat yang dicintai oleh Dzat yang Maha Welas Asih, ringan diucapkan oleh lisan dan berat dalam timbangan (Mizan), yaitu: Subhanallahi Wa_bihamdih , Subhanallaahil_’adziim).

Lafaz Bacaan Tasbih


Sedangkan untuk lafaz bacaan tasbih, tahmid dan takbir adalah sebagai berikut:



Itulah lafaz bacaan tasbih dan keutamaannya yang semoga bermanfaat untuk anda agar selalu mngucapkannya terutama setelah menjalankan ibadah sholat.

Baca selengkapnya »
Bacaan Dzikir Setelah Shalat yang Disunahkan

Bacaan Dzikir Setelah Shalat yang Disunahkan

Sangat disunnahkan membaca bacaan dzikir setelah menunaikan ibadah sholat, baik sholat fardhu maupun sholat sunah. Selain untuk menambah pahala, membaca dzikir juga untuk lebih menyempurnakan ibadah sholat kita.

Dalam bacaan dzikir dan wirid setelah sholat memang ada bermacam-macam, seperti membaca istighfar, membaca sholawat, ataupun dengan wiridan. Baru setelah itu bisa ditutup dengan memanjatkan doa.

bacaan dzikir


Lafaz Bacaan Dzikir


Berikut ini beberapa bacaan dzikir setelah shalat yang sangat disunahkan.

(3x) أَسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ اَلَّذِي لآ إِلَهَ إِلَّا هُوَ اْلحَيُّ اْلقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

Astaghfirullohal_’Adzhiim(A) Al-Ladzii Laa Ilaaha Illaa Huwal Khayyul Qoyyuumu Wa Atuubu Ilaih(I). (Dibaca 3x)

لاَ إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ اْلمُلْكُ وَلَهُ اْلحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

La_ Ilaha Illallohu Wa’hdahula_ Syariikalah(U), Lahulmulku Walahul’hamdu Yu’hyii Wayumiitu Wahuwa ‘Ala_Kulli Syai’in(G)Qodiir(U). (Dibaca 3x)

اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ وَمِنْكَ السَّلاَمُ وَإِلَيْكَ يَعُوْدُ السَّلاَمُ، فَحَيِّنَا رَبَّنَا بِالسَّلاَمُ وَأَدْخِلْنَا اْلجَنَّةَ دَارَ السَّلاَمِ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ يَا ذَاالْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ

Allohumma An(G)Tassala_Mu Wa Min(G)Kassala_Mu Wa Ilaika Ya’uwdussala_M(U), Fakhayyina_ Robbana_ Bi_Ssala_Mu Wa Adkhilnaljannata Da_Rossala_Mi Taba_Rokta Robbana_ Wa Ta’a_Laita Ya_Dza_Ljala_Li Wal Ikro_M(I)

أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ

A’uudzu Bi_Llahiminasy-Syaitho_Nirrojiim(I)

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Bismillahirro’hmanirro’hiim(I)

الْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ. الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. مَالِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ. إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ. اهْدِنَا الصِّرَاطَ اْلمُسْتَقِيْمَ. صِرَاطَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ اْلمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَآلِّيْنَ. آمِيْنَ

Al’hamdulillahirobbil’aalamiin(I) – Arro’hmanirro’him(I) – Maliki Yawmiddiin(I) – Iyyaka Na’budu Wa Iyyaka Nasta’iin(U) – Ihdinash-Shiro_Tholmustaqiim(A) – Shiro_Tholladziina An’amta ‘Alaihim Ghoirilmagh-Dhuubi ‘Alaihim Wala_Dho_Lliin(A) – Aamiin(A).

وَإِلهُكُمْ إِلهٌ وَاحِدٌ لآ إِلهَ إِلَّا هُوَالرَّحْمنُ الرَّحِيْمُ. اَللهُ لآاِلهَ اِلاَّ هُوَاْلحَيُّ اْلقَيُّوْمُ ج لاَتَأْخُذُه سِنَةٌ وَلاَنَوْمٌ ط لَهُ مَافِى السَّموَاتِ وَمَافِى اْلاَرْضِ قلى مَنْ ذَالَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَه اِلاَّبِاِذْنِه ط يَعْلَمُ مَابَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَاخَلْفَهُمْ ج وَلاَيُحِيْطُوْنَ بِشَيْئٍ مِنْ عِلْمِه اِلاَّبِمَاشَآءَ ج وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّموَاتِ وَاْلاَرْضَ ج وَلاَيَؤدُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَالْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ

Wa Ilaahukum Ilaahuw Waa Hidu Laa Ilaaha Illaa Huwar Rohmaanur Rohiimu. Allaahu Laa Ilaaha Illaa  Huwal Hayyulqoyyuum(U). Laa Ta’khudzuhuu Sinatuw Wa Laa Nauum. Lahuu Maa Fissamaawaati Wa Maa Fil Ardhi. Man Dzal Ladzii Yasfa’u ‘Indahuu Illaa Bi Idznihi. Ya’lamu Maa Baina Aidiihim Wa Maa Khalfahum. Wa Laa Yuhithuuna Bi Syai-In Min ‘Ilmihii Illaa Bi Maasyaa-A. Wasi’a Kursiyyuhussamaawaati Wal Ardha. Wa Laa Ya-Udhuu Hifzhuhumaa Wahuwal ‘Aliyyul Azhiim

إِلَهَنَا رَبَّنَا أَنْتَ مَوْلاَنَا سُبْحَانَ اللهِ
سُبْحَانَ اللهِ

Ilahana_ Robbana_ An(G)Tamaula_Na_ Sub’hanalloh(I)
Sub’hanalloh (Dibaca 33x)

سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ دَائِمًا أَبَدًا اَلْحَمْدُ ِللهِ
 اَلْحَمْدُ ِللهِ

Sub’ha_Nallohi Wabi’hamdihi Da ‘Iman Abadan Al’hamdulillah(I)
Al’hamdulillah (Dibaca 33x)

اْلحَمْدُ ِللهِ عَلىَ كُلِّ حَالٍ وَفِي كُلِّ حَالٍ وَبِنِعْمَةِ يَا كَرِيْمُ
اللهُ أَكْبَرُ

Al’hamdulillahi ‘Ala Kulli’ha_Linn Wafiikulli’halin Wabini’mati Ya_Kariim(U)
Allohu Akbar (Dibaca 33x)

اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَاْلحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ اْلمُلْكُ وَلَهُ اْلحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ. وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ اْلعَلِيِّ اْلعَظِيْمِ

Allohu Akbar(U) Kabiiron Wal’hamdulillahi Katsiiron Wasub’ha_Nallohi Bukrotan Wa Ashiilan, La_Ilaha Illallohu Wa’hdahula_Syariikalah(U), Lahulmulku Walahul’hamdu Yu’hyii Wayumiitu Wahuwa ‘Ala_Kulli Syai In(G)Qodiir(U). Wala_’Hawla Wala_Quwwata Illa_Bi_Llahil ‘Aliyyil’adzhiim(I).

أَسْتَغْفِرُ اللهَ اْلعَظِيْمَ (ثلاث مرات)، إِنَّ اللهَ غَفُوْرٌ رَحِيْمٌ

Astaghfirullohal_’Adzhiim(A) (Dibaca 3x), Innalloha Ghofuururo’hiim(U)

أَفْضَلُ الذِّكْرِ فَاعْلَمْ أَنَّهُ

Afdholudz-Dzikri Fa_’Lam Annahu…

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ

La Ilaha Illalloh(U) (Dibaca 33x)

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، كَلِمَةُ حَقٍّ عَلَيْهَا نَحْيَا وَعَلَيْهَا نَمُوْتُ وَبِهَا نُبْعَثُ إِنْ شَآءَ اللهُ مِنَ اْلآمِنِيْنَ

La Ilaha Illallohu Mu’hammadurosuulullohi Sollallohu ‘Alaihi Wa Sallam(A), Kalimatu’haqqin ‘Alaiha_ Na’hya_ Wa ‘Alaiha_ Namuutu Wa Biha_ Nub’a-Tsu In(G)Sya_ ‘Allohu Minal Aminiin(A).

Baca juga : Bacaan Sholawat

Itulah beberapa bacaan dzikir setelah shalat yang sebaiknya anda lakukan karenana sangat disunahkan dan untuk lebih sempurnanya ibadah kita.p[;’\/

Baca selengkapnya »
Keutamaan Bacaan Istighfar dan Lafaznya

Keutamaan Bacaan Istighfar dan Lafaznya

Membaca bacaan istighfar sangatlah disarankan. Apalagi banyak manfaat dan keutamaan bacaan ini. Selain merupakan ungkapanan prmohonan pengampunan terhadap dosa-dosa dan kesalahan, bacaan ini juga merupakan bentuk ketaatan kita kepada Sang Pencipta.

Selain pengampunan dosa, bacaan istighfar juga bermanfaat untuk tujuan lainnya seperti untuk mendapatkan harta dan anak (rezeki), bisa menjadi sebab turunnya hujan, maupun agar bisa masuk ke surga.

bacaan istighfar


Banyaknya Keutamaan Bacaan Istighfar


Seperti kisah Nabi Nuh yang menyerukan kepada kaumnya, sebagimana firman Allah yang artinya:

“Maka aku katakan kepada mereka, ‘Mohonlah ampun kepada Rabbmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun. Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat. Dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.” (Q.S. Nuh: 10-12)

Keutamaan lain bacaan istighfar laiinnya adalah untuk menambah kekuatan dan keimanan, seperti firman Allah Ta’ala yang artinya, “Dan (Hud berkata): Hai kaumku, mohonlah ampun kepada Rabbmu lalu tobatlah kepada-Nya, niscaya Dia menurunkan hujan yang sangat deras atasmu, dan Dia akan menambahkan kekuatan kepada kekuatanmu, dan janganlah kamu berpaling dengan berbuat dosa”.(QS. Hud:52)

Bacaan istighfar juga untuk mengharapkan ampunan Allah karena Allah tidak akan mengazab orang yang selalu memanjatkan doa melalui istighfar, seperti yang dinyatakan dalam Al Quran yang artinya: “Dan tidaklah (pula) Allah akan mengazab mereka, sedang mereka meminta ampun.” (Q.s.al-Anfâl:33)

Lafazh Bacaan Istighfar

Lafazh atau bacaan istighfar yang paling utamanya adalah Sayyidul Istighfar (penghulu istighfar), yaitu dengan mengucapkan:

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَااسْتَطَعْتُ أَعُوْذُُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوْءُ بِذَنْبِي فَاغْفِرْلِي فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ

Artinya:
“Ya Allah! Engkaulah Rabbku, tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain-Mu, Engkaulah Yang menciptakanku, dan aku adalah hamba-Mu, aku berada diatas ikatan dan janji-Mu selama aku mampu, aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang aku buat, aku mengakui kepada-Mu atas nikmat-Mu kepadaku, dan aku juga mengakui kepada-Mu dosa-dosaku; maka ampunilah aku karena sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosa-dosa selain Engkau”

Lafazh: أَسْتَغْفِر ُاللهَ
Lafazh: رَبِّ اغْفِرْ لِي
Lafazh: اللَّهُمَّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي فَاغْفِرْ لِي ؛ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ

“Ya Allâh! sesungguhnya aku telah menzhalimi diriku, maka ampunilah aku; karena sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosa-dosa selain Engkau”

Lafazh:

 رَبِّ اغْفِرْ لِي وَتُبْ عَلَيَّ إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ اْلغَفُوْرُ، أو التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ“

Tuhanku! Ampunilah aku dan berilah taubat kepadaku, sesungguhnya Engkaulah Maha Penerima taubat lagi Maha Pengampun, (atau )Maha Penerima taubat lagi Maha Pengasih”

Ucapan:

 اللَّهُمَّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي ظُلْمًا كَثِيْرًا وَلاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ اللهَ، فَاغْفِرْ لِي مَغْفِرَةً مِنْ عِنْدِكَ، وَارْحَمْنِي إِنَّكَ أَنْتَ اْلغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ“

Ya Allâh! sesungguhnya aku telah menzhalimi diriku dengan kezhaliman yang banyak dan tidak ada Yang dapat mengampuni dosa-dosa selain Allâh, maka ampunilah aku dengan ampunan dari sisi-Mu, dan kasihilah aku, sesungguhnya Engkau-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Pengasih”

Ucapan:

أَسْتَغْفِرُ اللهَ َالَّذِي لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ اْلحَيُّ اْلقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

Aku memohon ampun kepada Allâh Yang tidak ada Tuhan (Yang berhak disembah) selain Dia Yang Maha Hidup Lagi Maha berdiri sendiri, dan aku bertaubat kepada-Nya”

Baca juga: Bacaan Dzikir

Demikian berbagai keutamaan bacaan istighfar dan lafaznya yang sebaiknya sering kita lakukan untuk kebaikan dunia dan akherat, amin.

Baca selengkapnya »
Bacaan Sholawat yang Popular dan Keutamaannya

Bacaan Sholawat yang Popular dan Keutamaannya

Bacaan sholawat merupakan kalimat yang baik dan perlu sering diucapkan. Waktu-waktu untuk mengucapkannya pun bebas, baik pagi, siang, sore, ataupun waktu malam. Baik usai melaksanakan sholat ataupun pada waktu lainnya.

Bacaan sholawat sesuungguhnya merupakan doa yang kita panjatkan kepada Allah SWT untuk Rasulullah SAW. Ini merupakan bentuk kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW.

Keutamaan Bacaan Sholawat


Ada banyak keutamaan dengan melantunkan bacaan sholawat nabi sehingga perlu kita jadikan sebagai amalan yang sering kita lakukan. Apalagi mendengungkan sholawat akan membuat hidup terasa lebih tenang dan damai.

bacaan sholawat


Ada banyak keutamaan lainnya dari bacaan sholawat, seperti dijelaskan Al-Quran dalam Surat Al – Ahzab ayat 56.

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

Artinya:
“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya”

Ragam Bacaan Sholawat yang Popular dan 


Ada cukup banyak bacaan sholawat yang bisa kita lantunkan. Dibawah iini beberapa bacaan sholawat Nabi yang bisa kita hafalkan agar sering  dilantunkan.

1. Bacaan Sholawat Nariyah

Bacaan Sholawat Nariyah mengandung keutamaan yang jika diamalkan 100 kali sehari secara istiqomah maka ia akan mendapat kelancaran urusan dan rezeki.

Berikut lafaz bacaan Sholawat Nariyah:

اَللهُمَّ صَلِّ صَلاَةً كَامِلَةً وَسَلِّمْ سَلاَمًا تَامَّاعَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدِ الَّذِىْ تَنْحَلُّ بِهِ الْعُقَدُ وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ وَتُقْضَى بِهِ الْحَوَائِجُ وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ وَحُسْنُ الْخَوَاتِمِ وَيُسْتَسْقَى الْغَمَامُ بِوَجْهِهِ الْكَرِيْمِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ فِى كُلِّ لَمْحَةٍ وَنَفَسٍ بِعَدَدِ كُلِّ مَعْلُوْمٍ لَكَ

Artinya:
"Ya Allah, limpahkanlah shalawat yang sempurna dan curahkanlah salam kesejahteraan yang penuh kepada junjungan kami Nabi Muhammad, yang dengan sebab beliau semua kesulitan dapat terpecahkan, semua kesusahan dapat dilenyapkan, semua keperluan dapat terpenuhi, dan semua yang didambakan serta husnul khatimah dapat diraih, dan berkat dirinya yang mulia hujanpun turun, dan semoga terlimpahkan kepada keluarganya serta para sahabatnya, di setiap detik dan hembusan nafas sebanyak bilangan semua yang diketahui oleh Engkau."

2. Bacaan Sholawat Fatih

Sholawat faith termasuk yang diutamakan karena keutamaannya untuk menghapus dosa-dosa kecil, untuk menghilangkan kesempitan hidup dan urusan yang sulit, dan untuk bertemu dan berkumpul dengan Rasulullah SAW dalam mimpi maupun di akhirat kelak.

Berikut lafaz bacaan Sholawat Fatih

اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ اَلْفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ وَالْخَاتِمِ لِماَ سَبَقَ وَالنَّاصِرِ الْحَقَّ بِالْحَقِّ وَالْهَادِى إِلٰى صِرَاطِكَ الْمُسْـتَقِيْمِ. صَلَّى اللّٰـهُ عَلَيْهِ وَعَلٰى أٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ الْعَظِيْمِ.

Artinya:
"Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan keselamatan serta berkah kepada Nabi Muhammad SAW, sebagai pemuka sesuatu yang terkunci, dan penutup sesuatu (para nabi) yang terdahulu, dialah penolong yang benar dengan membawa kebenaran serta petunjuk meunuju jalan-Mu yang lurus. Semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya kepada keluarga dan para sahabatnya dengan sebenar-benarnya dengan pangkat dan kedudukan yang agung."

3. Bacaan Sholawat Quthbul Aqthob

Membaca bacaan Sholawat Quthbul Aqthob sangat disarankan karena menngandung keutamaannya Untuk menyembuhkan berbagaii jenis penyakit, seperti pusing, batuk, panas, penyakita gila, dan penyakit lainnya.

Berikut lafaz bacaan Sholawat Quthbul Aqthob:

اَللّٰـهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ فِى اْلأَوَّلِيْنَ وَصَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ فِى اْلآخِرِيْنَ وَصَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ فِى اْلـمُرْسَلِيْنَ وَصَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ فِى الْمَلَإِ اْلأَعْلٰى إِلٰى يَوْمِ الدِّيْنَ.

Artinya:
"Ya Allah, berikan rahmat takdzim kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, di masa-masa permulaan dan berikan rahmat kepada Nabi Muhammad SAW, di masa-masa penghabisan dan berikan rahmat kepada Nabi Muhammad SAW sebagai utusna serta berikan rahmat kepada Nabi Muhammad SAW dan kepada orang-orang yang memiliki kemuliaan sampai hari kiamat."

4. Bacaan Sholawat Ummy

Bacaan Sholawat Ummy juga banyak keutamaannya, seperti jika membaca sholawat Ummy sebanyak 80 kali pada malam Jumat, Allah SWT akan mengampuni dosa-dosannya selama 80 tahun, dan jika dibaca 500 kali pada malam Jumat niscaya ia tidak akan mati sebelum berjumpa dengan Nabi Muhammad SAW dalam keadaan sadar.

Berikut lafaz bacaan Sholawat Ummy

اَللَّــهُمَّ صَلِّ عَـلـٰى سَـيِّـدِنَـا مُحَمَّدٍ عَبْدِكَ وَنَـبِـيِّكَ وَرَسُوْلِكَ نَبِى الْأُمِّـى وَعَــلـٰى أَلِـهِ وَصَحْبِهِ وَسِلِّـمْ

Artinya:
"Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW, sebagai hamba, Nabi, dan utusan-Mu yang Ummy (tidak bisa membaca dan menulis) beserta keluarga dan sahabatnya dengna salam yang sesungguhnya."

5. Bacaan Sholawat Ghozali

Bacaan Sholawat Ghozali juga menganung banyak manfaat, antara lain membuat pikiran menjadi terang, membuat hati menjadi tenang, menambah tingka kecerdasan, dan mendatangkan segala macam hajat baik yang kecil maupun besar.

Berikut lafaz bacaan Sholawat Ghozali:

اَللّٰـهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ نَّبِىِّ اْلأُمِّيِّ الْحَبِـيْبِ الْعَالِى الْقَادِرِ الْعَظِيْمِ الْجَاهِ وَعَلٰى أٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ.
اَللّٰـهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى أٰلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً دَائِمَةً مُسْتَمِرَّةً تَدُوْمُ بِدَوَامِكَ وَتَبْقٰى بِبَقٰـئِكَ وَتَخْلُدُ بِخُلُوْدِكَ وَلَاغَايَةً لَهَا دُوْنَ مَرْضَاتِكَ وَلَاجَرَاءَ لِقَائِكَ وَمُصَلِّيْهَا غَيْرَ جَـنَّــتِكَ وَالنَّظَرَ إِلٰى وَجْهِكَ الْكَرِيْمِ

Artinya :
"Ya Allah limpahkanlah rahmat, salam, dan berkah kepada junjungan kita Muhammad SAW yang kekal dan terus menerus, ia kekal karena Kekekalan-Mu, ia tetap karena ketetapan-Mu, ia langgeng karena kelanggengan-Mu, tidaka da ujung bainya tanoa keridhoan-Mu, tidak ada balasan bagi pembacanya dan yang memintakan rahmat selain surga-Mu dan melat wujud-Mu Yang Mulia."

6. Bacaan Sholawat Syifa

Keutamaan bacaan Sholawat Syifa antara lain menjadikan tubuh selamat, awet ,muda, dan panjang usia, tubuh lebih kuat dan sehat, dan menjadikan hati lebih terang dan bercahaya sehingga dapat melihat kebaikan dan kebatilan.

Berikut lafaz bacaan Sholawat Syifa:

اَللّٰـهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ طِبِّ الْقُلُوْبِ وَدَوَائِهَا وَصِحَّةَ اْلأَبْدَانِ وَعَافِـــيَــتِهَا وَنُوْرِ اْلأَبْصَارِ وَضِيَائِهَا وَعَلٰى أٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمْ.

Artinya :
“Ya Alloh, limpahkanlah rahmat, kepada junjungan kita bnabi Muhammad saw yang menjadi dokter semua hati dan obatnya, yang menjadi sehat semua badan dan kesejahteraannya, yang menjadi cahaya semua hati dan kemuliaannya. Dan semoga rahmat terlimpah kepada segenap keluarga beliau dan kepada para sahabat-sahabatnya, serta limpahkanlah salam dan kesejahteraan kepada mereka semua.

7. Bacaan Sholawat Ibrohimiyah

Sholawat ibrohimiyah sering dibaca oleh para Nabi dan sahabatnya. Banyak keutamaan bacaan sholawat ibrohimiyah yaitu untuk mendapatkan rahmat dan keselamatan dunia dan akhirat, mendapatkan kewibawaan yang besar, menarik dan memperluas rezeki, mendatangkan segala macam hajat dan mempercepatnya, dan juga untuk mendapatkan segala macam kebutuhan hidup dunia dan akhirat.

Berikut Lafaz Bacaan Sholawat Ibrohimiyah

اَللّـٰـهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَـيَّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى أٰلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلٰى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلٰى أَٰلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى أٰلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلٰى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلٰى أٰلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ فِى الْعٰلَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.

Artinya :
"Ya Allah, limpahkanlah sholawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana yang telah Engkau limpahkan pada Ibrahim dan keluarganya, berkatilah Muhammad dan keluarganya sebagaimana Engkau memberkarti Ibrahim dan keluarganya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia."

8. Bacaan Sholawat Ma'tsuroh

Bacaan sholawat ma'tsuroh termasuk dianjurkan seperti diajarkan oleh Rasulullah SAW sendiri.

أللّٰـهُمَّ صَلِّ عَلٰى مُحّمَّدٍ نِالنَّـبِىِ اْلأُمِّىِّ وَعَلٰى اٰلِهِ وَسَلِّمْ

Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah sholawat kepada Muhammad yang tiada dapat membaca dan menulis (Ummy) dan semoga keselamatan tercurah kepada segenap keluarganya."

9. Bacaan Sholawat Mukafa'ah

Keutamaan bacaan sholawat Mukafa'ah sangat banyak terutama jika dibaca sebanyak-banyaknya merupakan tanda kecintaannya kepada Nabi Muhammad SW, dan siapa pun yang mencintai Nabi Muhammad SAW akan mendapatkan syafaat beliau di hari kiamat.

Lafaz bacaan Sholawat Mukafa'ah

اَللّٰـهُمَّ صَلِّ عِلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى أٰلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً دَائِمَةً مَقْبُوْلَةً تُـؤَدِّى بِهَا حَقَّهُ الْعَظِيْمِ .

Artinya:
"Ya Allah limpahkanlah rahmat, salam dan berkah kepada junjungan Muhammad SAW yang ummi (tidak bisa baca tulis) yang menjadi kekasih Allah SWT, yang luhur pangkatnya dna yang agung kemuliaannya, dan limpahkanlah pula atas keluarganya dan para sahabatnya."

10. Bacaan Sholawat Munjiyat

Bacaan Sholawat Munjiyat memiliki keutamaan untuk mengaharumkan bau mulut, menghilangkan rasa canggung di depan publik, dan dapat memancarkan kewibawaan melalui ucapannya.

Berikut ini bacaan Sholawat Munjiyat

اَللّٰـهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً تُنْجِيْنَ بِهَا مِنْ جَمِيْعِ اْلأَهْوَالِ وَالْأَفَاتِ وَتَقْضِى بِهَا مِنْ جَمِيْعِ الْحَاجَاتِ وَتُطَهِّرُنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ السَّــيـِّـــــئَاتِ وَتَرْفَعُنَا بِهَا عِنْدَكَ أَعْلٰى الدَّرَجَاتِ وِتُبَلِّغُنَا بَهَا أَقْصٰى الْغَايَاتِ مِنْ جَمِيْعِ الْخَيْرَاتِ فِى الْحَيَاتِ وَبَعْدَ الْمَمَاتِ إِنَّكَ عَلٰى كُلِّ شَىيْئِ قَدِيْرٌ.

Artinya :
“Ya Alloh, limpahkanlah rahmat dan keselamatan kepada junjungan kita Nabi Muhammad saw, melalui rahmat itu Engkau menyelamatkan kami dari segala ketakutan dan malapetaka. Yang dengan rahmat itu Engkau memenuhi segala hajat kami, yang dengan Engkau mensucikan kami dari segala keburukan, yang dengan Engkau mengangkat derajat kami setinggi-tingginya, yang dengan Engkau mengantar kami ketempat yang paling ujung dari semua kebaikan hidup di dunia dan kehiduan setelah mati.”

Demikianlah beberapa bacaan sholawat yang popular dan keutamaannya yang semoga bermanfaat.

Baca selengkapnya »
Beranda